Ansor: NKRI Akan Bubar Jika Nonmuslim Tidak Terpilih Jadi Pemimpin

loading...
loading...

Asliberita.com - Ketum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Coumas menyatakan terjadi perbedaan pendapat terhadap hasil bahtsul masail di kantornya. Bahstul masail itu menjadi pokok pembahasan karena didalamnya terdapat membahas tentang kepemimpinan non-muslim.

Seusai sidang, Ansor mengumumkan hasil di Jakarta. Intinya, pemimpin ataupun kepala daerah non-muslim dianggap sah jika terpilih secara sah. Maka untuk itu, semua kebijakannya memikul tugas negara juga sah, baik dilihat dari segi konstitusi negara ataupun agama.

Hasil rapat tersebut menjadi perdebatan di kalangan NU, karena pemimpin non-muslim hingga sekarang masih menjadi perbedaan pendapat. Wakil Rais PBNU mengkritik keputusan Ansor tersebut sebab tidak melaporkan terlebih dahulu kepada pimpinan NU.

Yaqut menyatakan di Ansor banyak Kiai muda. Bahtsul masail dilangsungkan oleh sebagian kader di dalam hukum islam. Meskipun terdapat perbedaan pendapat terhadap bahstul masail, itu dianggap sebagai contoh sebelum nantinya betulan turun memimpin umat.

"Itu bahtsul masail latihan. Kalau sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat, kader-kader Ansor nanti tidak kaget ketika jadii kiai beneran di tengah-tengah masyarakat," ucap Yaqut seusai acara rapat koordinasi bersama pengurus Ansor dan Banser Jatim di Kantor NU setempat di Surabaya.

Hasil bahtsul masail Ansor itu, menurut Yaqut, sifatnya tidak mengharuskan kepada semua umat Islam di negeri ini. Terlebih, secara harafiah bahtsul masail artinya membahas sebuah permasalahan. "Jadi boleh dong kami membahas permasalahan. Sifatnya juga tidak mengikat, yang mau ikut silakan, yang tidak mau ikut juga silakan," terangnya.

Di Tanah Air, ada beberapa daerah maupun provinsi di pimpin nonmuslim pdahal daerahnya mayoritas muslim. Contohnya NTT dan Papua.

"Di Papua dan NTT itu kepala daerahnya mayoritas nonmuslim. Kalau itu dianggap tidak sah, bisa bubar negeri inii," tegas Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Penjelasan tersebut, kata Yaqut, telah disampaikan kepada Ketua Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Hasan Mutawakkil Alallah.

0 Response to "Ansor: NKRI Akan Bubar Jika Nonmuslim Tidak Terpilih Jadi Pemimpin"

Post a Comment